Advertise Here

All About Diet

- Another Blogger Blog's

Menyasati Sarapan


Melewatkan sarapan bukan cara bijaksana untuk memulai hari. Sekalipun bila Anda sedang menjalani program diet. Hal itu karena sarapan merupakan bahan baker pertama setelah semalaman kadar gula dalam tubuh menyusut.
Energi akan semakin terkuras, bila Anda langsung melakukan kesibukan tanpa diawali oleh sarapan.

Menurut penelitian, orang yang rutin sarapan akan lebih waspada, mudah menikmati kesibukannya, dan cenderung memiliki bobot tubuh yang rendah. Karena itu, apapun kondisinya, upayakan tetap sarapan.


Bila Anda tidak punya waktu untuk sarapan, makanlah satu atau dua buah pisang, atau beberapa keeping biscuit yang dapat Anda habiskan dengan waktu singkat.

Atau Anda tidak merasa lapar untuk sarapan. Mungkin semangkuk sereal instant atau sepotong buah sudah cukup mengenyangkan. Atau bila memungkinkan, mundurkan jam sarapan Anda barang 1 jam.

Atau mungkin bosan dengan sarapan yang itu-itu saja? Maka pilihlah jenis makanan yang Anda sukai. Sepotong kue, atau gorengan, it’s OK. Asal Anda tahu batasannya saja. Ingat berapa kalori yang Anda masukkan dalam tubuh. Untuk memperkecil lemak yang masuk, Anda dapat menyisihkan cream dari cake, atau membuang minyak gorengan dengan membalutnya dulu dengan tissue.

Tubuh mempunyai ‘aturan’ sendiri dan lapar merupakan ‘alarm’ bahwa waktu makan telah tiba.
Tetapi melewatkan waktu sarapan, Anda akan makan lebih banyak disaat makan siang. Dan itu tentu saja akan mengganggu program diet Anda. Lebih baik makan 6 kali dalam porsi kecil, daripada 3 kali tapi double porsi.

0 komentar:

Posting Komentar