Advertise Here

All About Diet

- Another Blogger Blog's

Makin dijauhi, malah makin ngidam. Begitulah yang biasa dialami oleh pelaku diet saat menghadapi makanan. Ujung-ujungnya, diet pun gagal.

Bagaimana kalau Anda mencoba metode No-Diet-Diet?
Menurut Associated Press, Steven Hawks, seorang dosen ilmu kesehatan di Brigham Young University, Amerika Serikat yang menciptakan metode tersebut. Tetapi, tidak hanya itu, ia juga mempraktekkannya. Plus olahraga tentunya. Hasilnya, bobotnya turun sebanyak 22 kg dan bobot idealnya bisa dipertahankannya selama lebih dari lima tahun.

Hawks menyebut metode dietnya itu sebagai intuitive eating, yaitu makan saat benar-benar lapar dan berhenti saat kenyang. Ia tidak menghabiskan sekotak coklat saat sedih atau ngemil keripik kentang saat nonton TV.
Sebagai gantinya, Hawks makan apa saja yang ia inginkan saat lapar tanpa menghitung kandungan kalori makanan tersebut. Karena tidak ada batasan dalam memilih makanan, rasa ngidam yang biasa dialami pelaku diet akan cenderung hilang.

Hasil studi yang dilakukan oleh Hawks menyimpulkan bahwa mereka yang bertipe intuitive eating cenderung lebih langsing dan berisiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular. Laporan itu dipublikasikan di American Journal of Health Education

(Sumber : Majalah Fit)

0 komentar:

Posting Komentar